Al Qur'an

Anjuran Membaca Al Qur’an dengan Tajwid

“Membaca Al Qur’an dengan tajwid hukumnya wajib” Imam Ibnu Jazary

Hukum mempelajari ilmu tajwid secara teori adalah fardhu kifayah, sedangkan hukum membaca Al Qur’an sesuai dengan kaidah ilmu tajwid adalah fardhu ‘ain.

Oleh karena itu, mungkin saja seorang qori’ bacaannya bagus dan benar, namun sama sekali tidak mengetahui istilah-istilah dalam ilmu tajwid. Baginya hal tersebut sudah cukup, bila sudah ada diantara kaum muslimin yang lain telah mempelajari teori ilmu tajwid. Karena mempelajari ilmu tajwid secara teori hukumnya fardhu kifayah.

Akan lain halnya dengan orang yang tidak mampu membaca Al Qur’an sesuai kaidah-kaidah tajwid. Maka menjadi wajib baginya untuk berusaha membaguskan bacaannya sehingga mencapai standar yang telah ditentukan oleh Rasulullah saw.

Definisi Ilmu Tajwid

Lafazh Tajwid menurut bahasa artinya membaguskan. Sedangkan menurut istilah adalah

إِخْرَاجُ كُلِّ حَرْفٌ مِنْ مَخْرَجِهِ مَعَ إِعْطَائِهِ حَقَّهُ وَمُسْتَحَقَّهُ

“Mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya dengan memberi hak dan mustahaknya.”

Yang dimaksud dengan hak huruf adalah sifat asli yang selalu bersama dengan huruf tersebut, seperti Al Jahr, Isti’la’, Istifal, dan lain sebagainya. Sedangkan yang dimaksud dengan mustahak huruf adalah sifat yang nampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa’ dan lain sebagainya.

Sumber: Online Tajwid