Al Qur'an

Keutamaan Membaca Al Qur’an

Membaca kitab suci Al-Quran memiliki keutamaan tersendiri bila dibandingkan membaca kitab selainnya, termasuk hadits dan hadits qudsi sekalipun. Di antara keutamaan tersebut adalah: 1. Perniagaan yang tidak pernah rugi Allaah ﷻ berfirman: إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتۡلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُواْ مِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ سِرّٗا وَعَلَانِيَةٗ يَرۡجُونَ تِجَٰرَةٗ لَّن تَبُورَ ٢٩ لِيُوَفِّيَهُمۡ أُجُورَهُمۡ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ غَفُورٞ شَكُورٞ ٣٠ “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allaah dan mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi, Agar Allaah…

Read More
Al Qur'an

Keutamaan Al Qur’an

Kitab suci Al-Quran memiliki banyak keutamaan bila dengan kitab selainnya, baik itu dengan kitab-kitab suci yang diturunkan sebelum Al-Quran, seperti Taurat dan Injil, atau dengan kitab-kitab yang disusun setelahnya seperti kitab hadits dan tafsir. Di antara beberapa keutamaan Al-Quran dibandingkan kitab yang lain adalah: Al-Quran adalah kitab yang mulia yang tidak ada kebathilan padanya Allaah ﷻ berfirman: وَإِنَّهُۥ لَكِتَٰبٌ عَزِيزٞ ٤١ لَّا يَأۡتِيهِ ٱلۡبَٰطِلُ مِنۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَلَا مِنۡ خَلۡفِهِۦۖ… “…padahal sesungguhnya (Al-Quran) itu adalah kitab yang mulia, (yang) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang…

Read More
Al Qur'an

Rekomendasi Qari’

Beberapa Qari yang direkomendasikan untuk berlatih dalam memperbaiki tajwid, baik dari sisi Makharijul Huruf, Shifatul Huruf, atau penerapan dari kaidah dan hukum tajwid: Syaikh DR.Ayman Rusydi Suwaid Syaikh Mahmud Khalil Al-Hushary Syaikh Abullah Bashfar edisi Mujawwad Syaikh Abdullah Bashfar edisi Murattal Syaikh Abdul Basith Abdush Shamad Syaikh Khalid Al-Muhanna Syaikh Ali Abdurrahman Al-Hudzayfi Syaikh Ibrahim Al-Akhdhar Syaikh Sahl Yasin Perhatian: Beberapa Qari membaca menggunakan jalur Thayyibah dengan Qashrul Munfashil (membaca mad jaiz munfashil dengan dua harakat). Hendaknya kita memahami dulu kaidah-kaidah yang ada pada jalur tersebut agar tidak terjatuh pada pencampuradukan…

Read More
Al Qur'an

Tajwid dan Tartil

Allaah ﷻ saat memerintahkan kaum muslimin dalam kaitannya dengan bagaimana seharusnya membaca Al-Quran, menggunakan kata tartil. Sebagaimana firman-Nya: …وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلًا Dalam terjemahan versi Depag RI, penggalan ayat yang berasal dari QS. Al-Muzzammil ayat ke 4 ini diterjemahkan dengan “…dan bacalah Al-Quran dengan perlahan-lahan.” Kata “perlahan-lahan” yang dikutip dalam terjemahan tersebut sangat multi tafsir. Karena sejatinya tidak setiap yang perlahan-lahan bermakna tartil, begitupun tidak setiap yang tartil mesti benar-benar perlahan-lahan. Apalagi apa yang tersurat dalam ayat tersebut hakikatnya bukanlah seperti apa yang diterjemahkan. Bila kita telah mempelajari kaidah Bahasa Arab,…

Read More
Al Qur'an

Anjuran Membaca Al Qur’an dengan Tartil

Hendaknya membaca Al Qur’an dengan tartil. Para ulama sepakat akan dianjurkannya hal itu. Allah Ta’ala berfirman: “Bacalah Al Qur’an itu dengan tartil.” (Qs. Muzzammil [73]: 4) Diriwayatkan dari Ummu Salamah ra. bahwa ia mendeskripsikan bacaan Al Qur’an Nabi saw sebagai bacaan yang jelas huruf per hurufnya. (HR. Abu Dawud [II/154] no.1466) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra., ia berkata: “Aku lebih suka membaca satu surah dengan tartil dari pada membaca Al Qur’an secara keseluruhan.” Mujahid pernah ditanya perihal dua orang: salah satunya membaca surah Al Baqarah dan Ali ‘Imran dalam shalat…

Read More
Al Qur'an

Adab Membaca Al Qur’an

Sedikit kami sebutkan beberapa adab terhadap Al-Quran agar interaksi kita dengan Al-Quran mendapatkan kebaikan dan keberkahan dari Allaah ﷻ. 1. Niat ikhlas karena Allaah, 2. Suci dari hadats besar dan hadats kecil, (1) 3. Memilih waktu dan tempat yang cocok, 4. Menghadap kiblat, 5. Bersiwak, 6. Membaca ta’awwudz, 7. Membaca basmallaah, (2) 8. Membaca dengan tartil, 9. Memperindah suara dan bacaan Al-Quran, 10. Tadabbur, khusyu’, dan menangis, 11. Mengeraskan bacaan bila tidak mengganggu orang lain, 12. Mewaqafkan bacaan pada setiap akhir ayat, (3) 13. Tidak membaca sewaktu mengantuk, 14. Sujud…

Read More