ASI

Bayi Mogok Menyusu

Muslimah, apakah anda mogok menyusu (nursing strike)? Sebetulnya ada beberapa macam bayi menolak menyusu, tapi kita bahas yang biasa disebut nursing strike aja ya, alias “Bayi mogok menyusu”.

Berbeda antara bayi yang enggan nyusu karena posisi dan perlekatannya belum pas dengan bayi yang dibagian tubuhnya ada yang tidak nyaman dalam posisi nyusu seperti bayi sakit yang hidungnya mampet (karena susah napas), atau mulutnya nggak nyaman karena mau tumbuh gigi atau mungkin ada infeksi jamur. Kalau tidak yakin penyebab di atas tadi tersingkir mending langsung konsultasi ke konselor/klinik laktasi atau DSA.

Mogok menyusu bisa jadi salah satu alasan ibu berhenti menyusui. Biasa terjadi di bayi usia 3-12 bulan yang sebelumnya sudah menyusu dengan baik. Jadi diinget-inget ya penanganannya, supaya bayi gak kesapih terlalu dini sebelum usia 2 tahun. Cara Menangani Bayi Mogok Menyusu (Nursing Strike)

Penyebab yang mungkin :
1. Bayi berpisah dari ibunya, ibu mungkin mulai bekerja, atau dinas cukup lama.
2. Atau… ada pengasuh baru, atau bisa juga bayi diasuh oleh terlalu banyak orang.
3. Atau ada perubahan rutinitas, pindah kamar, pindah rumah, berkunjung ke rumah orang.
4. Atau penyakit ibunya, pada peradangan payudara, bisa jadi rasa ASI bisa sedikit berubah. Ibu menstruasi juga bisa memengaruhi bayi.
5. Bisa juga ada perubahan dari bau badan ibu, misalnya ganti sabun, parfum, makan makanan tertentu. Diinget-inget aja apa yang beda.

Gejalanya bisa jadi bayi mau melekat tapi gak menghisap atau meronta menolak menyusu, atau mungkin menyusu sebentar lalu dilepas dan menangis. Bingung dong kalo bayi nggak mau nyusu, ibu merasa ditolak dan khawatir, apalagi kalo masih ASIx, asupan nutrisi dan cairannya gimana?

Nah untuk penanganannya kita harus tetap tenang. Cari akar masalahnya dengan indikator penyebab yang saya tulis diatas. Untuk menjamin nutrisinya beri ASIP dengan sendok/gelas. Memerah juga diperlukan untuk menjaga pasokan ASI selama bayi tidak mau menyusu langsung. Jadi waktu dia mau lagi, ASI-nya nggak seret.

Jangan lupa hindari empeng dan ngasih ASIP dengan dot, nanti bisa tambah runyam masalahnya kalau ditambah bingung puting. Lalu cek, ada PERUBAHAN apa yang beda dari biasanya. Perasaan bayi sangat kuat, jika bingung mereka bisa juga menolak menyusu.

Setelah itu lakukan ini untuk penanganan lebih lanjut:
1. Bayi tidak perlu (dan memang tidak bisa) dipaksa menyusu, jadi tidak perlu terburu-buru menawarkan menyusu.
2. Ciptakan aja suasana yang nyaman. Ibu dekat bayi sesering mungkin. Peluk sering, kontak kulit sering, dan tidur bersama bayi.
3. Kalau ada orang lain di rumah pengasuh/nenek/dll, suruh bantu-bantu yang lain aja, sementara jangan ikut urus bayi.
4. Kalau perlu dan memungkinkan, ibu yang bekerja bisa cuti beberapa waktu.
5. Nah kalo bayi udah keliatan minat lagi menyusu, bisa deh pelan-pelan ditawari.

Kali-kali ada yang bingung dengan istilah kontak kulit, maksudnya skin to skin… Kayak IMD atau kangaroo care. Gitu deh.. jangan lupa kasih tahu temannya juga ya.. kalo ada bayi menolak menyusu jangan langsung ganti sufor.

Semoga bermanfaat.

Related posts

%d blogger menyukai ini: