ASI

Lidah putih pada bayi harus dikasih antijamur?

“Dok, bayi saya lidahnya berwarna putih. Harus dibersihkan, tidak?” tanya seorang mahmud. Eh, mamah muda, maksudnya. Seorang Ibu beranak satu, tepatnya.

“Bayinya minum apa, Bu?” tanyaku.

“ASI eksklusif,” jawabnya.

“ASI warnanya apa?” tanyaku lagi.

“Putih,” jawabnya lagi.

“Jadi wajar nggak, kalau lidah bayi Ibu warnanya jadi putih?” tanyaku lagi dan lagi.

Si Ibu diem aja.

“Kalau lidahnya warna cokelat, atau stroberi, berarti ASI Ibu rasa…” sambungku.

Si Ibu diem aja, lagi.


“Dok, bayi saya lidahnya putih. Harus dibersihkan dengan kassa dan air putih ya, tiap habis minum? Bayi saya ASI eksklusif,” seorang Ibu bertanya.

Nah… sebenarnya lidah berwarna putih, baik pada bayi yang hanya dapat ASI eksklusif, atau dengan susu formula, haruskah dibersihkan tiap kali terlihat putih? Dengan kassa misalnya. Atau air putih? Bener nggak, kalau tidak dibersihkan nanti jadi infeksi jamur??

Ada yang namanya “thrush”, yaitu infeksi jamur Candida albicans di rongga mulut bayi, dan ada yang namanya bekas susu/ASI (milk residue/coating) di lidah bayi. Kedua hal ini sebaiknya bisa dibedakan oleh para Ibu, baik mahmud, maupun mamah-mamah yang nggak muda lagi

Bekas susu biasanya hanya terdapat di lidah, berwarna putih, dan mudah dibersihkan dengan kassa. Tentunya ini berbeda sekali dengan thrush yang sukar dibersihkan dengan kassa (tidak lepas), dan biasanya tidak hanya berlokasi di lidah saja, tetapi bisa menyebar sampai bibir, bagian dalam pipi, gusi, dan langit-langit. Jamur Candida sebenarnya penghuni normal rongga mulut (dan saluran cerna) kita, dan umumnya tidak berbahaya. Pada bayi yang sistem kekebalan tubuhnya sedang berkembang, jamur jadi lebih mudah berkembang biak. Pemberian obat antijamur seperti nistatin atau mikonazol dilakukan hanya jika bayi mengalami keluhan seperti minumnya berkurang karena nyeri akibat sariawan jamurnya. Artinya: TIDAK SEMUA lidah putih harus diobati, apalagi kalau ternyata hanya bekas susu saja.

Bagaimana cara mencegah sariawan jamur? Saya tidak menemukan sumber yang menyebutkan rajin membersihkan lidah setelah menyusui dapat mencegah sariawan jamur. Beberapa upaya dan faktor risiko yang ada seperti:
1. Membersihkan botol susu sebaik mungkin
2. Bayi prematur lebih berisiko mengalami thrush
3. Bayi yang mengonsumsi antibiotik juga menyebabkan bakteri baik di rongga mulut berkurang, dan infeksi jamur meningkat
4. Infeksi jamur di payudara Ibu juga bisa pindah ke bayi saat menyusui

Terakhir, jadinya perlukah rutin membersihkan lidah bayi setelah menyusui, sekedar untuk menghilangkan bekas susu? Jawabannya ternyata tidak. Tiap menyusui kan aliran susu membersihkan bekas susu juga. Jadi tidak perlu memberikan air putih setelah menyusui.

Sumber: dr. Arifianto (Apin) SpA

#lidahputih #jamurpadabayi
#membersihkanlidah

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: