Program Hamil

Ingin Hamil? Ketahui Dulu Fakta Menarik tentang Ovulasi

Muslimah, ovulasi sangat penting diketahui untuk pasangan yang berencana memiliki keturunan, pasalnya pada saat seorang wanita masuk pada fase ini, kemungkinan hamil akan lebih besar jika sel telur tersebut dibuahi. Berikut fakta menarik tentang ovulasi yang perlu kita ketahui.

Berikut ini beberapa fakta menarik seputar ovulasi yang mungkin belum Anda ketahui:

  • Wanita lahir sudah membawa jumlah total sel telur yang ia miliki seumur hidup. Bayi perempuan lahir dengan 1 hingga 2 juta sel telur yang belum matang di indung telurnya. Ketika dewasa, setengah dari jumlah sel telur ini terserap oleh indung telur. Sekitar 300 sampai 500 sel telur yang belum matang menjadi matang sepanjang hidupnya.
  • Kontrasepsi oral bekerja dengan mencegah atau mengganggu proses ovulasi dan fertilisasi. Pil KB bekerja dengan mencegah ovulasi. Hormon yang ada di pil KB, yakni estrogen dan progestin, mencegah sel telur meninggalkan indung telur. Bila tidak ada sel telur yang terlepas, sperma tidak bisa membuahi apapun.
  • Sel telur hidup hanya 4 sampai 12 jam setelah terlepas dan menunggu untuk dibuahi. Sperma bisa hidup di dalam tubuh wanita selama 3 hingga 5 hari, mencari sel telur untuk dibuahi.
  • Telinga wanita jadi lebih simetris ketika mereka berovulasi.
  • Suara wanita menjadi lebih tinggi ketika berovulasi. Wanita secara tidak sadar berbicara dengan suara lebih tinggi saat paling subur untuk jadi lebih feminin dan lebih menarik.
  • Di masa subur, wanita lebih berusaha untuk terlihat menarik. Penelitian menyatakan, mendekati ovulasi wanita menggunakan lebih banyak make up untuk meningkatkan daya tarik. Gaya berjalan mereka juga jadi lebih seksi.
  • Pria bisa mengetahui kalau wanita sedang berovulasi. Peneliti melakukan eksperimen di mana pria diberikan kaos untuk dicium. Satu kelompok kaos telah dikenakan oleh wanita yang berovulasi, dan kelompok kaos lain baru saja dikenakan oleh wanita yang tidak sedang berovulasi. Temuan menyatakan tingkat testosteron lebih tinggi pada pria yang mencium kaos dari wanita yang sedang berovulasi.
  • Pintu ke rahim terbuka selama ovulasi. Serviks adalah pintu menuju rahim. Sepanjang kebanyakan siklus, serviks tertutup. Karenanya, tidak ada sperma yang bisa masuk ke rahim. Selama beberapa hari menuju ovulasi, dan termasuk di hari ovulasi, serviks terangkat lebih tinggi di vagina dan terbuka. Ketika serviks terangkat, tercipta ruang lebih di vagina untuk hubungan seks, dan bukaan ini membuat sperma bisa bergerak di saluran yang terendam cairan serviks yang membantu sperma bertahan hidup di perjalanan menuju sel telur.
  • Jenis kelamin bayi sebenarnya ditentukan mulai dari saat sperma bertemu dengan sel telur. Bila sperma membawa kromosom Y, artinya Anda hamil bayi laki-laki dan bila sperma membawa kromosom X, berarti Anda hamil bayi perempuan.
  • Anda bisa mengalami menstruasi meski bila Anda belum berovulasi dan bisa terjadi ovulasi tanpa mengalami menstruasi.
  • Anda hanya punya kemungkinan 15 persen hamil tiap bulan. Pasangan di usia 30-an dan melakukan hubungan seks tanpa perlindungan hanya punya kemungkinan 15 persen hamil tiap bulan, dan biasanya butuh sekitar 8 bulan hingga terjadi kehamilan. Penelitian juga mengklaim kalau kebanyakan pasangan melakukan hubungan seks sebanyak 104 kali sebelum terjadi kehamilan.
  • Penelitian membuktikan indera penciuman wanita meningkat ketika Anda berovulasi.
  • Wanita jadi lebih seksi ketika sedang berovulasi. Peneliti meminta sekelompok pria untuk melihat foto 48 wanita dan memilih siapa yang menurut mereka paling cantik. Hasilnya menunjukkan pria lebih tertarik pada wanita yang berovulasi. Yang paling terlihat adalah bibir lebih penuh, anak mata terbuka, dan kulit lebih lembut.

Sebuah persepsi yang keliru mengatakan sel telur langsung dari indung telur ke tuba falopi selama ovulasi. Pada kenyataannya lebih dramatis dan misterius. Ketika folikel menahan sel telur sebelum terlepas, sel telur mengambang sebentar. Lalu tuba falopi mendeteksi kehadiran sel telur dan menggapainya, lalu mendorongnya ke rahim.  

Ovulasi bisa dipengaruhi oleh sejumlah hal termasuk stres dan penyakit. Bila Anda sudah berusaha untuk hamil, mungkin waktunya untuk memperhatikan tingkat stres atau rutinitas olahraga Anda.

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: